Monday, October 24, 2016

Menambah Subwoofer pada Amplifier rakitan

Semangat pagi menjelang tua,
Lama Bhejoe tidak posting di blog asal-asalan ini,
Kadang Bhejoe Bertanya pada Diri sendiri , Kayaknya Blog ini tidak ada guna nya. Sampai terbesit untuk menghapus blog ini , Namun Keinginan untuk tetap berbagi cerita dan kadang sebagai tempat curhat walaupun secara diam-diam / mencuri-curi diantara posting cerita yang tidak begitu bermutu.
Dalam angan sepertinya banyak cerita yang ingin dibagi, namun karena kesibukan / rutinitas di dunia nyata , membuat tempat curhat didunia maya /Blog ini menjadi jarang sekali ter-update.
Langsung saja , pada postingan kali ini Bhejoe hanya ingin berbagi Cerita . Mengenai Menambah subwoofer pada peragkat audio kita. ( Karep Gede Bondo Cupet he he he )
Kali Ini Bhejoe ingin menggunakan Kit Subwoofer dengan Penguat akhir IC TDA 7294.
kalau menurut data sheetnya IC TDA 7294 ini mampu mengeluarkan daya maximal 100 Watt RMS.
Pada kit Subwoofer yang Bhejoe gunakan menggunakan IC berkali 14 bhejoe lupa typenya.
pada kit tersebut terdapat Master Volume dan potensio untuk mengatur besar kecilnya frekfensi Subwoofer. Atau istilah keren-nya Cutoff untuk frekfensi nada rendahnya..

Pada experimen kali ini bejoe menggunakan Amplifier rakitan yang telah jadi dan sepasang speaker ditambah sebuah subwoofer pasif .
Seperti dugaan bhejoe sebelumnya Subwoofer dengan IC TDA 7194 sebagai penguat akhir ini akan merepro suara bass yang lebih pulen. ( nasi kali pulen....he heh he ).
karena ketika bhejoe mencoba power ampli dengan penguat akhir IC TDA 2005 dan TDA 2050 suara yang dihasilkan beda dengan amplifier rakitan bhejoe sebelumnya yang menggunakan penguat akhir TIP atau pun Sanken dan Transistor Jengkol .
Menurut Bhejoe Subwoofer menggunakan kit ini menghasilkan suara yang lebih Pulen atau Empuk , bukan keras ya... tetapi empuk.
Sengaja Bhejoe menggunakan kit subwoofer dengan penguat akhit sebuat IC TDA 7294 selain karena budget juga supaya terasa perbedaannya apabila nanti bhejoe ingin menambah kekuatan Subwoofer dengan Wat yang lebih besar.
Benar saja , setelah experimen ini bhejoe ingin membuat sendiri Amplifier dengan penguat akhir IC TDA 7294 namun di bridge beberapa unit. He he he he ( ya.. nimimal bisa mencapai 400 Watt atau 500 Watt. karep gede bondo cupet...).
untuk menggerakan sebuah Subwoofer 8” kit ini tidak keteteran.
Seperti bhejoe utarakan diatas IC TDA 7294 ini dapat menghasilan max 100 Watt RMS
Kitt Subwoofer yang Bhejoe dapat ini bisa menggunakan suplay 18 Volt AC atau 25 Volt DC dengan travo 5 Ampere. Kalau dihitung mungkin akan didapat
25 VDC x 5 A = 150 W RMS.
Hampir lupa , pengkoneksian kit subwoofer ini hanya menggunakan y conektor ( kalau secara teori kan seharusnya ditambah beberapa komponen sebelum dihubungkan ke kit amplifernya kalau tidak salah resistor dan kapasitor ). karena bhejoe suka yang praktis , bhejoe tetap menggunakan Y conektor tersebut dan Bisa mencicipi suwoofer made in bhejoe.
dan dalam percobaan ini bhejoe menggunakan sumber audio DVD LG tipe lama . Dan juga dicoba dengan sumber audio dari HP nokia jadul. Serta menggunakan Smartphone merek lokal. Dan dicoba juga dengan keluaran audio TV (untuk menonton film , menonton film jadi lebih seru....desingan peluru dan suara leakan lebih terasa nendang) . secara keseluruhan hasilnya tidak mengecewakan.(menurut bhejoe).

Sekali lagi posting ini berdasarkan experimen Bhejoe yang ingin menikmati dentuman subwoofer akan tetapi Bondo Cupet he he he dan tidak terlalu paham mengenai elektronika (hanya tau sedikit.... banyak tidak tau-nya ).

Demikian semoga menginspirasi.

Terima kasih
salam

No comments: