Monday, February 22, 2016

Ke Dieng Yuk...

Semangat pagi....
Masih sebagai Keretraveller kali ini Bhejoe akan berbagi cerita tentang perjalanan #Keretraveller kedaerah Wonosobo, tepatnya “Dieng” (biasanya orang didaerah Cilacap dan sekitarnya menyebutnya yang biasa gunung Dieng).
Biasanya #Keretraveller berkunjung ke daerah pesisir pantai , namun , kali ini #Keretraveller ingin main ke daerah pegunungan , selain mencari inspirasi juga mencari suasana yang beda dengan udara yang sejuk dan bebas dari polusi Pabrik dan asap kendaraan Ibu kota yang kadang cukup menyesakan dada (edisi : agak lebay sedikit ).
Dieng, memang kedengarannya cukup jauh kalau dari Ibukota Jakarta. Namun akan terasa dekat kalau dari Jogyakarta.
Kali ini #Keretraveller berangkat dari daerah Cilacap. Setelah sebelumnya #Keretraveller
main-main kedaerah pantai “THR ( Taman Hiburan Rakyat) di Cilacap”. Jadi tidak terlalu jauh kalau menuju ke Wonosobo kurang lebih 3-4 jam perjalanan naik Bus , berhubung waktu itu berdekatan dengan tahun baru jadi terjadi macet disana sini sehingga waktu tempuh nya nambah kurang lebih setengah jam waktu perjalanan .
supaya dapat menikmati suasana matahari terbit di Dieng , maka #Keretraveller berangkat dari Cilacap jam 16:30 . perjalanan sore itu sedikit tersendat di daerah sampang namun selanjutnya bisa dibilang lancar. #Keretraveller sampai di Wonosobo kurang lebih jam 09:15 malam. kemudian #Keretraveller menginap di sebuah penginapan yang cukup mungil dan asri serta nyaman.
Udaranya cukup sejuk bahkan cenderung dingin bagi bhejoe yang biasa tinggal dipinggiran ibu kota.
Pagi harinya meluncur ke Sikunir . Sikunir sebenarnya hanya bukit kecil , namun ada banyak kesan yang bisa didapat disini, terutama karena keindahan alamnya dan keindahan golden sunrisenya. Sikunir bisa disebut sebagai bukit Surga bagi para Pecinta Sunrise dan lanskap pemandangan alam

Kata abang yang jualan sofenir , Sikunir Dieng tak pernah sepi dari pengunjung, Ratusan bahkan wisatawan berbondong ke tempat ini setiap minggunya. Bahkan di saat-saat tertentu seperti misalnya  acara Dieng Culture Festival, Tahun Baru dan libur Panjang, Jalur ke Sikunir mengalami macet, penuh sesak oleh kendaraan  para Pengunjung.

Demikian, semoga menginspirasi
terima kasih

No comments: