Thursday, June 4, 2015

Menentukan komposisi kekuatan Audio ( DIY )

Salam Diy
Hari ini speaker aktif, besok Home theather.
Begitu dulu seorang Diy-er yang cukup bersemangat atau sedang menyemangati diri sendiri untuk terus creatif,
Saya ingin membuat home theather sendiri, tetapi berapa komposisi keluaran kekuatan suara yang pas untuk setiap chanel ? , begitu kira-kira pertanyaannya.
Memang, untuk sebagian orang harga Home theather in box saat ini sudah tidak mahal lagi. ( kalau di bayar kredit he he he).
Kali ini bhejoe cerita tentang bagaimana cara untuk menentukan komposisi kekuatan besaran watt antara Amplifier Satelit , amplifier speaker depan , amplifier speaker belakang / suround , amplifier Center dan amplifier untuk subwoofer supaya home theather yang kita buat nantinya menghasilkan kualitas suara yang bagus dan membuat kita betah berlama-lama mendengarkan & menonton film kesayangan kita.

Sebenarnya bhejoe tidak punya beckground untuk menghitung berapa komposisi berapa watt yang diperlukan untuk membangun sebuah home theather sendiri. Dan aturan bakunya pun bhejoe belum pernah tahu ( mungkin karena keterbatasan pengetahuan bhejoe ).

selain komposisi besarnya watt , kita juga bisa menentukan besarnya driver speaker yang kita perlukan.
Caranya cukup sedehana yaitu kita bisa membacanya dari spesifikasi sebuah produk audio pabrikan ( kompo besar/ Super kompo , Receiver ) yang ber merek atau paling tidak yang cukup terkenal. Misalnya S , P , J, L , Sg , ,A , P , H/K, D ,Knw , dan masih banyak lagi lainnya.
Mengapa , karana komposisi kekuatan suara yang tercantum dalam sebuah produk audio pabrikan pasti lelah melewati beberapa tahapan pengujian. Dan tentunya telah melalui tahapan research & development yang matang.
Atau paling tidak kita bisa menggunakan nya sebagai acuan kita dalam membangaun sebuah home theather sederhana hasil karya kreatif kita . Adapun kalau masih di rasa ada yang kurang kita bisa tambah. 
 
Demikian juga dengan audio mobil, menurut bhejoe trik sederhana ini bisa juga sebagai acuan kita yang ingin meng-up grade sendiri audio mobil kita.
Tentunya kita tidak ingin dalam menikmati musik dalam kendaraan , kita merasa seperti tertimpa bertumpuk puluhan unit speaker.
Untuk itu kita perlu mempunyai acuan dalam meng-upgrade audio di kendaraan kita supaya tidak keluar dari pakem-nya.

Demikian semoga menginspirasi.

Terima kasih

No comments: