Tuesday, June 2, 2015

Bi Amp ( Diy )

Salam Diy.
Kali ini bhejoe ingin berbagi mengenai cara kita menghubungkan perangkat audio kita / speaker yang berisi Woofer ( u/ nada rendah ), midle (u/ nada sedang ) dan twiter (u/ nada tinggi) dengan amplifier .
Mungkin telah banyak yang mengetahui cara ini, tetapi tidak mengapa ,bhejoe posting bagi yang belum tahu saja. Bila ada yang kurang tepat silahkan dikoreksi.

Tiga cara menghubungkan Speaker dengan amplifier yang bhejoe ketaui yaitu :
  1. cara standar / umum
  2. Bi wiring
  3. Bi amp
adapun yang biasa kita temui adalah penyambungan/ menghubungkan speaker dengan amplifier secara umum atau standar.
Yaitu kabel out put dari amplifier dihubungkan dengan input/ port input unit speaker.

Yang ke dua adalah bi wiring . Yaitu menghubungkan speaker dengan amplifier menggunakan dua jalur perkabelan. Yaitu dengan cara keluaran dari amplifier dihubungkan ke woofer serta midle dan twiter dengan dua jalur kabel yang berbeda .

Adapun yang ke tiga adalah bi amp , yaitu menghubungkan speaker dengan memisahkan power ampli yang mendrive speaker woofer dan power ampli yang mendrive speaker midle dan twiter .

Dari ketiga cara diatas, masing masing mempunyai kelebihan dan kekurangan, adapun kelebihan dan kekurangannya akan kita rasakan atau kita ketahui apabila kita telah mencoba sendiri. Namanya juga Diy . Apalagi ini mengenai kualitas suara , tentu hasilnya akan berbeda alias tidak sama antara pendengar yang satu dengan pendengar yang lain.

Satu lagi mengenai Bi Ampli , adapun tujuan pemisahan power ampli / perkabelannya adalah untuk mendapatkan kualitas suara yang lebih baik.
Woofer-nya tidak terkontaminasi nada sedang atau tinggi sehingga bisa menghasilkan nada bass yang bersih, dan nada sedang serta nada tingginya juga tidak tereduksi oleh suara nada rendah yang masuk ke midle maupun tweeter sehingga bisa mendapatkan suara yang lebih renyah.

Apa bila anda ingin membangun sebuah speaker aktif rasa bi amp, anda bisa memasang amplifier setelah cros over maupun sebelum cross over. Tinggal pilih yang mana yang lebih baik dan lebih ekonomis menurut anda.
Mana yang jedag jedug nya lebih kenceng dan halus , mana cring cring cring nada tinggi yang lebih nyaring dan tidak pecah.
Satu lagi dari untuk melengkapi cerita bhejoe kali ini , “Peluang bisnis selalu terbuka , tinggal bagaimana kita bisa melihat sisi bisnisnya dari pembuatan Bi Amp ini”.

Selamat bereksperimen .

Demikian,
semoga menginspirasi.

Terima kasih

No comments: