Wednesday, December 17, 2014

cerita lama dari mulut kemulut

Cerita ini berawal ketika ada seorang raja di sebuah kerajaan yang besar , kegemaran raja yang satu ini adalah berburu.
Berburu adalah menjadi hobi yang paling disukai raja ini.
Suatu waktu pada saat Raja akan berburu ke hutan ,
Semua perlengkapan berburu telah disiapkan , tombak, panah, tulup (what is the mining of tulup ?) dan lain sebagainya.
Tidak lupa pula logistik untuk kelengkapan perburuan juga telah siap. Perjalanan berburu ke hutan segera dimulai.
Disepanjang perjalanan prajurit yang mengawal raja waspada melihat sekeliling.
Menjelang siang rombongan sampai di hutan. Acara perburuan segera dimulai, para pengawal sebagian ada yang membawa tombak, sebagian lagi membawa panah.
Sang Raja paling mahir dalam menggunakan panah dalam berburu.


Tidak lama waktu berjalan, seekor babi hutan telah berhasil di tombak.
Sejalan kemudian ada seekor kelinci hutan yang warnanya putih bersih dan berukuran cukup besar terlihat oleh sang raja. Sang raja mengendap mengintai kelinci, ketika kelinci sudah dalam jangkauan panah, sang Raja mulai membidik Kelinci, namun secara tidak sengaja Kaki sang raja menginjak sebuah ranting kering “KRAAK” . Mendengar ada yang mengancam, sejurus kemudian kelinci langsung lari kedalam hutan dan raja pun mengejar kelinci tersebut.
Raja makin dalam masuk ke hutan.
Dan akhirnya kelinci terlihat kembali oleh sang raja.
Sang raja mengendap mengintai kelinci, kali ini dengan langkah yang lebih berhati-hati.

ketika kelinci sudah dalam jangkauan panah, sang Raja mulai membidik Kelinci ,tidak lama kemudian “ Wuuusshh “ sebuah anak panah melesat lepas dari busurnya. Dan sejurus kemudian ,anak panah tersebut telah mendarat tepat dijantung sang kelici.


Rupanya raja terpisah dari rombongan ketika mengejar kelinci kedalam hutan.
Raja mengambil kelinci yang sudah terkena panah, sambil memegang hasil buruan sang raja beristirahat dibawah pohon yang cukup rindang.
Ketika sedang asik menikmati istirahat, Raja melihat sosok Kuda hutan.
Kuda hutan ini berbadan tegap , dengan bulu yang mengkilap dan kelihatan sangat sehat.
“ Gagah sekali kuda itu, badannya besar, tegap , bulunya mengkilap dan kelihatan sangat sehat”. Gumam sang raja.
Melihat kegagahan Sang Kuda hutan, Raja berdoa kepada yang maha kuasa, :
“ Ya Tuhan yang maha kuasa, Jadikanlah hambamu ini memiliki badan yang tegap dan gagah serta sehat persis seperti kuda hutan itu”.

Rupanya doa sang raja didengar oleh tuhan , tak lama setelah raja selesai berdoa, ada suara terdengar, “ Doa mu ku kabulkan “. “Cliiing “.
Sang raja yang tadinya berpostur biasa sekarang berubah menjadi Gagah, kekar dan kelihatan lebih sehat. Raja mengucapkan syukur dan terima kasih kepada tuhan, kemudian raja memanggil pengawal, tidak lama kemudian para pengawal telah menemukan suara raja dan akhirnya mereka berjalan pulang ke kerajaan.

Setibanya di kerajaan raja disambut meriah bagaikan pasukan yang menang perang.

Tiba saatnya raja membersihkan badan ,ketika sedang mandi, sang raja memuji betapa besarnya otot lengan raja,
kemudian raja meraba dada raja yang sekarang bidang, bagaikan atlit bina raga.

Kemudian mengelus perut yang sekarang ukurannya “ Body fit”.


Akan tetapi sang raya tiba tiba berteriak kencang “ Waaduuh “.
ternyata kelamin sang raja berubah menjadi kelamin perempuan.

Rupanya ketika berdoa di hutan tadi sang raja tidak mengetahui bahwa kuda yang tegap itu adalah kuda perempuan.......

mari kita bayangkan sejenak, otot lengan besar, dada bidang, perut “ bodi fit” , tetapi kelamin perempuan.... he he he he

dari kisah diatas, bisa diambil kesimpulan, bahwa tuhan telah menciptakan kita dengan sempurna dan terbaik menurut tuhan.
Kita tinggal mensyukuri dan menjaganya. Kadang menurut kita terbaik, tetapi belum tentu baik menurut tuhan.

Demikian semoga menginspirasi.

menurut juragan cipir, menulis aja jangan pikirkan judulnya, Hanya menulis cerita lama dari mulut kemulut.
gambar dari google. 


Terima kasih

Bhejoe

No comments: