Wednesday, November 26, 2014

Anjing Dalam Cermin

 
Cerita Bhejoe kali ini tentang seekor anjing kampung yang tersesat, di hutan.

Siang itu seekor anjing kampung berlari mengejar penjahat yang berlari kehutan. Anjing pun masuk kedalam hutan , namun karena sang pencuri kelihatannya mengenal hutan tersebut, dia berhasil lolos dari sang anjing kampung yang mengejarnya.
Menjelang sore akhirnya sang Anjing kampung pun menyerah , dan berusaha kembali .
Karena masuk kedalam hutan cukup dalam, anjing kampung tersebut rupanya lupa jalan pulang.

Dalam perjalanan pulang , anjing kampung menemukan sebuah gubuk , yang sepertinya nyaman sekali untuk beristirahat , setelah seharian berlari mengejar pencuri.

Anjing kampung pun masuk kedalam gubuk tersebut yang ternyata tidak ada penghuninya.
Di dalam gubuk hanya ada sebuah cermin yang berukuran cukup besar. 

ketika didepan cermin , merasa ada anjing lain , anjing kampung menyalak , dan anjing dalam cermin pun yang sebenarnya bayangan nya sendiri menyalak.

Dalam benak anjing kampung bertanya : “ Siapa anjing itu ya.... ? Sikapnya sungguh angkuh dan sok berkuasa serta sok kuat ?“.

akhirnya sang anjing kampung pun keluar dari gubuk tersebut , dan berkata dalam hati, “Saya tidak akan pernah lagi masuk kedalam gubuk itu lagi “.

anjing kampung meneruskan kembali perjalanan pulangnya , tidak seberapa lama anjing kampung berlari , dia menemukan sebuah gubuk lain.

Anjing kampung masuk kedalam gubuk tersebut yang ternyata juga tidak ada penghuninya.
Di dalam gubuk hanya ada sebuah cermin yang berukuran cukup besar seperti cermin dalam gubuk yang sebelumnya .
ketika didepan cermin , anjing kampung menjulur kan lidahnya , dia berusaha menyapa anjing dalam cermin dan anjing dalam cermin pun yang sebenarnya bayangan nya sendiri menjulur kan lidahnya .
Dalam benak Anjing kampung “ Siapa anjing ini ....? dia begitu ramah dan sopan serta keliatannya tidak sombong seperti anjing dalam gubuk yang pertama dia temui.

Setelah lelahnya berkurang , anjing kampung melanjutkan perjalanan pulang .
Dalam benak anjing kampung berkata : “ Siapa anjing itu ya.... ? Sikapnya sungguh sopan dan ramah , tidak sedikitpun menunjukan sikap sombong “.
Andai suatu saat aku kembali hutan ini , aku akan mampir dan singgah ke gubuk itu lagi.

Demikian cerita Anjing kampung yang tersesat , berakhir disini.
Moral certa di atas adalah :

  1. Apabila kita tebarkan sikap dan roman muka yang baik, maka lawan bicara kita akan bersikap demikian.
  2. Akan tetapi apabila kita bersikap kurang baik dan menunjukan roman muka yang kurang bersahabat, maka lawan bicara kita juga akan bersikap yang sama.
  3. At last but not list :
    Jangan pernah menganggap / memandang kita lebih dari orang lain dalam bersikap, karena orang lain / lawan bicara kita pun tidak akan memandang lebih dari apa yang kita anggap / pandang terhadap nya .

Demikian ,Cerita Bhejoe kali ini .
Semoga menginspirasi ,

terima kasih


Bhejoe.                                                                     
                                                                             
gambar diambil dari google di edit dengan open office presentation


No comments: