Wednesday, April 20, 2011

Standar Gaji yang tidak jelas

Seperti hari yang lalu , siang ini tangan ingin menulis tetapi pikiran susah sekali untu fokus atau konsentrasi .
perut sudah disisi dengan makan siang , yang sebenarnya bosen dengan menu yang itu-itu saja.

Namanya juga Kuli Pabrik , ceritanya ya seputar perkulian He...he...he

ketika menghadapi masalah atau problem atau what ever ( opo kuwi What ever ), kadang kita disibukan dengan mencari-cari siapa yang bersalah, siapa penyebab malapetaka ini atau siapa dalang dari semua ini...
Ya , ini adalah cara yang paling aman untuk kita , mengapa ? Karena kita tidak akan menjadi terdakwa atau tertuduh sebagai biang kerok atau dalang atau What ever ( uwih...." What ever" lagi kok kayanya enak nulis what ever ...)

waktu istirahat ku tinggal 25 menit, dan aku harus menyelesaikan tulisan ini , khan tidak etis kalau menulis tidak pernah selesai...

Sekian lama sebagai kuli pabrik yang pabriknya tidak terlalu besar , sepertinya setiap saat kenaikan upah atau gaji selalu ada gerutu ( apa itu gerutu ? .... what everlah pokoknya sambil menggerutu ...) dibelakangnya .
kalau tidak diterima , kita perlu .
kalau diterima kok cuma segitu .....( yah Nasib ... ada yang kenal sama Si Nasib...?)

Setelah ditelusuri atau disilikidi ...eh salah... Selidiki, ternyata sumber masalahnya adalah tidak jelasnya Standar Gaji di tempat saya bekerja .
Mendengar hal tersebut aku berpikir siapa yang seharusnya membuat standar gaji ku .
samapai sampai semalam tidak bisa tidur ( He...he.... ternyata semalam menonton pertandingan sepak bola )

baiklah teman , jadi kalau gaji teman-teman tidak sesuai dengan yang teman inginkan bisa jadi si pembuat standar gaji nya tidak lompeten untuk duduk di situ. Pesan saya untuk pebuat standar gaji buatlah dengan sebaik mungkin , tentunya Baik bagi karyawan dan dbaik bagi persahaan serta baik pula bagi anda.
secara teknis anda lebih tahu , tetapi kadang ada hal-hal di luar teknis yang perlu digunakan sebagai pertimbangan.
Singkirkan dulu kepentingan pribadi utamakan kepentingan bersama atau Team. Karena didalam tempat kerja kita adalah Team.

ternyata kalau tidak fokus menulis jadi tidak karuan alias tidak jelas. hanya menulis kaya begini saja sampai menghabiskan waktu istirahat .

terimakasih telah membaca tulisan ini .
tetap sabar , semangat dan teruslah mencari peluang untuk kemajuan teman - teman,
kadang kita perlu untuk menjadi Oportunis .
terima kasih

No comments: