Monday, March 28, 2011

Let's Smile

Tersenyum, betapa mudahnya hal ini dilakukan, 

Simple but Powerful,

Banyak Laki-laki yang klepek -klepek ketika wanita didepannya tersenyum manis nan menggoda.
Lihatlah Bapak Satpam yang kumisnya sepikul/tebal beliau terlihat garang, tetapi ketika beliau melempar senyuman maka seketika itu kesan garang nya hilang.
Hanya butuh satu detik untuk merubah bentuk bibir menjadi senyum.
Dan hanya butuh tujuh detik mempertahankan sang senyum untuk terlihat sebagai
ungkapan ketulusan hati. Tetapi mengapa hal sederhana ini sekarang jarang terlihat?
Wajah-wajah di jalan, di angkutan umum, di kantin, di kantor, bahkan di tempat wisata yang seharusnya menjadi kebun senyum, justru terlihat buram.
Kerutan-kerutan di wajah menunjukkan betapa berat beban yang harus ditanggung wajah-wajah itu. Senyum itu sudah hilang dari wajah banyak orang .
Entah mengapa senyum , bahkan tawa yang selalu cerah menghiasi wajah-wajah itu dari kecil, sirna begitu saja.
Sekarang, bahkan bukan hanya wajah-wajah tua dan dewasa yang telah kehilangan senyum manis. Wajah para remaja dan anak-anak pun telah ketularan kerutan-kerutan penuh beban .
Mengapa Susah tersenyum…?
Mungkin ada hal-hal yang menyebabkan wajah – wajah itu berat untuk terseyum.
  • Bisa jadi karena ada masalah di rumah , sehingga ketika di tempat kerja atau di jalan berat terasa untuk tersenyum .
  • Atau bisa juga karena bawaannya sedikit tersenyum ,
  • Atau bisa juga ada kenangan masa lalu , ( sebelumnya pernah berteman dan kemudian bertemu pada suasana yang berbeda ) sehingga ketika bertemu ada gerakan hati yang menahan senyum manis itu keluar….%?#*??
Untuk hal yang satu ini agak susah, dalam hati mungkin ingin melempar senyum , tetapi keadaan atau status sosial atau mungkin kenangan masa lalu atau bisa juga keadaan lingkungan tidak memungkinkan dirinya untuk tersenyum.
Jika karena Masa lalu yang menyebabkan susah untuk senyum , mungkin ada hal yang bisa dipahami …
Karena masa itu pernah ada , Mana mungkin bisa lupa ...?” ( curcol ).
Semua itu bisa diatasi dengan cara latihan sedikit demi sedikit , tentu harus ada keinginan dari dalam diri sendiri untuk berubah dari susah tersenyum menjadi murah senyum .
Senyum sebagai bagian dari keindahan manusia yang dianugrahkan oleh Tuhan.
Sayang, anugerah yang indah ini, sekarang tidak lagi banyak ditemui .
Mari kita sebarkan senyum dengan tulus supaya dunia terasa lebih indah.
Tahanlah senyum anda selama tujuh detik saja.
Bila kurang dari 7 detik, maka senyum itu akan kehilangan ketulusannya.
Gambar diedit dari Google
Terima kasih

No comments: