Wednesday, August 27, 2008

Mulai berwirausaha


Mulai berwirausaha
Ir Sri Bramantoro Abdinagoro, MM *
Jangan khawatir, merasa rendah diri yang Anda rasakan pada mulanya juga banyak dialami oleh kawan-kawan yang lain waktu kita pertama kali menghadapi kenyataan harus bertempur di arena lapangan kehidupan. Mengapa saya bilang pada mulanya? Karena hendaknya perasaan itu harus segera Anda atasi dengan menghilangkannya. Menjadi pegawai dengan melamar pekerjaan atau menjadi wirausaha merupakan pilihan hidup. Itu terserah masing-masing individu dengan tahu segala konsekuensi yang harus ditanggungnya. Tapi, yang perlu diingat kedua-duanya tidak membutuhkan orang yang rendah diri.
Bang Andi, jika Anda kini merasa bukan apa-apa, rasanya tidak benar juga. Anda punya sejumlah potensi yang bisa dijadikan modal untuk memulai sesuatu yang lebih baik. Keinginan Anda untuk berwirausaha adalah modal. Keterampilan teknisi komputer Anda juga merupakan modal yang tidak semua orang punya. Tidak beralasan kalau Anda sekarang merasa rendah diri? Langkah merintis usaha komputer yang Anda jalankan sekarang, menurut saya, juga sudah tepat. Melengkapi pengetahuan praktis dari mulai hardware (komputer, printer, monitor, dan lainnya) hingga software merupakan bagian dari penambahan modal pengetahuan Anda.
Langkah berikutnya adalah mulai menyiapkan tempat atau kios bisnis Anda. Jangan Anda bayangkan kios itu harus besar. Pada awalnya bisa saja tempatnya berada di rumah. Banyak orang yang memulai bisnis berawal dari satu ruangan dalam rumah. Yang penting siapkan alat komunikasi minimal yang harus ada, yaitu telepon yang dilengkapi dengan faks.
Langkah penting berikut adalah mencari konsumen. Jika perasaan rendah diri Anda masih belum juga hilang, Anda membutuhkan teman sebagai penyambung lidah dan komunikasi antara Anda dan calon pelanggan Anda. Cari satu-dua orang teman yang Anda percayai untuk berbagi peran dalam bisnis ini. Teman Anda itu sebagai tenaga pemasaran dan Anda berperan sebagai teknisi. Tentu Anda juga harus memberi intensif buat mereka jika mampu menarik konsumen. Lakukan itu sambil Anda sendiri belajar menghilangkan rasa rendah diri Anda.
Jangan membayangkan usaha Anda akan tidak laku. Bagaimana mungkin Anda merasakan tidak laku kalau membuka usaha saja belum? Ketakutan tidak laku adalah wajar bagi semua pemula seperti Anda. Hanya saja, kalau takut terus kapan bisa mulai? Bukankah Anda bisa mengurangi ketakutan itu dengan satu dua taktik atau strategi. Misalnya, kalau buka toko jangan di tempat yang sepi. Untuk mencari pelanggan pertama Anda bisa dimulai dari teman-teman atau lingkungan Anda sendiri.
Untuk memotivasi, boleh juga Anda bingkai selembar rupiah pertama Anda dan gantungkan di ruang kerja Anda. Setiap timbul rasa rendah diri atau motivasi Anda turun, Anda bisa melihatnya dan itu telah membuktikan bahwa Anda mampu dan pernah mendapatkannya. Kita sering mendengar sebuah nasihat bahwa sebuah bangsa tidak akan pernah mampu merubah nasib bangsanya jika tidak dilakuan dari diri bangsa itu sendiri. Rasanya juga tepat bila itu direfleksikan pada kita sebagai individu. Bagaimana? Mau memerangi rasa rendah diri sendiri? Bang Andi, semoga paparan ini memberikan jawaban terhadap pertanyaan Anda. Kunjungi website www.titianbisnis.com untuk mendapatkan informasi lain mengenai kewirausahaan.

*Konsultan dan penulis buku best seller berjudul Road to be Own Boss dan 25 Langkah Menjalankan Bisnis e-mail: wirausaha_probis@yahoo.com